BELI TANPA PUSING! (1)

BELI TANPA PUSING!

BELI TANPA PUSING!

BELI TANPA PUSING! (1)

Sedang dalam rencana pengadaan karpet sajadah? Ingin beli karpet masjid yang baru bagi masjid maupun musholla Anda? Yang berkualitas dengan ukuran yang bisa disesuaikan dengan ruang masjid Anda baik itu ukuran lebar, setting sesuai pilar, arah kiblat serong maupun sudut kecil lainnya? Namun lokasi Anda di luar pulau Jawa dan susah menemukan toko yang bisa menjual karpet sajadah sekaligus etting sesuai ruangan?

 

Tenang, serahkan semua kebutuhan karpet sajadah masjid Anda kepada Picasso Carpets!

Di sini, anda BELI TANPA PUSING karena semua permasalahan Anda di atas bisa kami atasi dengan sangat baik. Bagaimana caranya?

  1. Hubungi CS kami

 

BELI TANPA PUSING! (2)

Hubungi Customer Service kami, sampaikan kebutuhan karpet sajadah masjid Anda. Tentang perkiran ukuran ruang masjid Anda, bentuk ruang masjid yang simetris atau asimetris, arah kiblat serong atau lurus, adakah pilar di dalam ruangan dan lain sebagainya hingga anggaran karpet sajadah yang Ada. Kemudian, CS kami akan membantu menyampaikan bagaimana membuat layout ruangan yang benar dengan arahan beserta contoh yang mudah dipahami. Tak lupa CS kami juga akan membuatkan penawaran karpet sajadah dalam berbagai pilihan grade yang bisa disesuaikan dengan anggaran masjid Anda.

  1. Pilih Grade Karpet Masjid

 

BELI TANPA PUSING! (3)

Penawaran karpet masjid yang telah dibuatkan oleh CS kami bersifat resmi dengan kop surat perusahaan sehingga print out nya bisa dijadikan bahan diskusi dengan pengurus masjid lain. Ada 8 pilihan grade karpet sajadah dengan warna dan motif yang beragam yang bisa disesuaikan dengan interior masjid Anda. Spesifikasi seperti ketebalan karpet, tingkat kepadatan serat benang sertttaaa harganya sangat bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagai referensi, Anda bisa melihat contoh karpet terpasang di channel youtube kami berikut:

  1. Kirimkan layout ruangan Anda

 

BELI TANPA PUSING! (4)

Setelah memilih grade karpet sajadah yang diinginkan dan juga menerima arahan tentang bagaimana membuat layout dari CS kami, selanjutnya Anda bisa membuat layout ruangannya dan menyerahkannya kepada kami. Layout ini nantinya akan dibuatkan versi resminya juga dengan kop perusahaan sehingga tak perlu diragukan profesionalismenya. Setelah diterima, selanjutnya layout akan menjadi pegangan teknisi kami dalam menyetting karpet sajadah Anda.

  1. Proses Pembayaran Anda

 

BELI TANPA PUSING! (5)

Jika layout sudah kami terima dan sudah kami pahami dengan baik, selanjutnya Anda akan menerima invoice resmi dari kami sehingga Anda bisa lenjut ke langkah berikutnya yakni memperoses pembayaran. System pembayaran kami adalah 50% Down Payment dan 50% pelunasan saat karpet selesai disetting, sudah dikemas rapi dan siap dikirim.

  1. Proses setting by layout

 

BELI TANPA PUSING! (6)

Setelah pembayaran diterima, karpet sajadah akan disiapkan dan diproses sesuai layout yang kami terima. Dikerjakan langsung oleh teknisi professional yang sudah berpengalaman dengan alat canggih terkini sehingga tingkat akurasinya tinggi. Dalam proses ini jika dibutuhkan, komunikasi yang intens dengan Anda akan selalu kami kedepankan untuk meminimalisir kesalahan.

  1. Proses Packing dan Pengiriman

 

BELI TANPA PUSING! (8)

Selesai semua tahapan 1-5 selanjutnya karpet yang sudah disetting akan dikemas dengan rapi dengan 2 lapisan yakni bagian luar dan dalam agar karpet tetap aman sampai tujuan, karpet sajadah digulung dengan rapat agar kualitas terjaga dan tidak tertekuk saat Anda terima. Karpet kemudian kami drop ke jasa pengiriman untuk proses selanjutnya.

  1. Pemasangan karpet sajadah di masjid Anda

 

BELI TANPA PUSING! (7)

Saat sampai, tolong cek kembali apakah kuantity karpet serta bonus yang kami kirimkan sudah sesuai. Siapkan ruangan sebelum menggelar karpet, pastikan kondisi ruangan sudah dibersihkan dan disucikan dan dalam kondisi kering, tidak basah atau lembab. Di bagian bawah karpet sudah ada tulisan nomer urut shaff sehingga anda cukup menyesuaikan urutannya saja. Bersihkan karpet dengan vacuum cleaner dan karpet siap digunakan.

 

Mudah, bukan?

Lebih hemat waktu, tenaga dan biaya dengan tingkat akurasi hingga 90%. Anda tak perlu repot menyetting sendiri, tak perlu pula menyiapkan anggaran operasional untuk mendatangkan teknisi langsung ke lokasi. Karpet sajadah bisa terpasang rapid an presisi dengan tingkat akurasi yang tinggi sesuai bentuk dan lekuk ruangan Anda.

 

Banyak yang sudah mempercayakan kebutuhan karpet sajadahnya kepada kami, apakah Anda selanjutnya?

 

 

 

WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.36.03

Sepenggal Kisah Tentang Menjadi Relawan Tsunami Anyer

Kisah ini merupakan kisah pribadi yang dialami langsung oleh Bp Agus Riyanto selaku Owner Picasso Carpets dan Ibu Putri selaku istri Bp Agus dan owner Picasso Bedding, selama menjadi relawan dalam membantu korban Tsunami di Pantai Carita Anyer pada tanggal 30 Desember 2018 hingga Januari 2019 lalu.

Pada awalnya, Bp Agus dan Ibu Putri yang sebelum tsunami tersebut terjadi tengah dalam rencana merayakan tahun baru namun belum menemukan acara dan lokasi yang pas, ke luar negeri sudah sering, ke tempat-tempat lainpun dirasa kurang menarik.

MENUJU LOKASI

Saat mendengat kabar adanya bencana tsunami menimpa selat Sunda yang begitu menyentak, Ibu Putri dan Pak Agus dan beberapa tim Berbagi Nasi, akhirnya memutuskan menghabiskan waktu liburan tahun baru untuk berpartisipasi menjadi relawan untuk korban bencana tsunami di pantai Carita Anyer. Sempat minder dan takut merepotkan relawan lain karena sebelumnya tak pernah memiliki pengalaman menjadi relawan namun saat tiba di lokasi, Alhamdulillah disambut dengan baik oleh relawan lain.

Akses menuju lokasi pengungsian terbilang cukup menantang karena di daerah dataran tinggi yang sulit dicapai dengan kendaraan dengan lebar jalan yang sempit dan berlumpur sehingga harus beberapa kali turun kendaraan dan jalan kaki bahkan sempat alas kaki hampir hilang saat dicuci di pematang sawah karena saking kotornya terkena lumpur hingga memutuskan berjalan ke lokasi berkilo-kilo meter dengan bertelanjang kaki.

 

FOKUS PADA DAPUR DARURAT MEMASAK BERSAMA PARA CHEF UNTUK KORBAN DAN RELAWAN

Setibanya di lokasi, bersama tim Unit Normalisasi Darurat Bencana atau dikenal dengan tim UNDB yang diketuai oleh Chef Deden, Pak Agus dan Ibu Putri lebih fokus untuk membantu menyiapkan kebutuhan konsumsi para korban. Ternyata di dapur darurat ini kondisinya sangat kompleks, imej dapur darurat bencana selama ini sering disepelekan bahkan sering tidak dirasakan keberadaannya sebenarnya justru perannya sangat vital karena tak hanya fokus pada kebutuhan konsumsi korban namun juga para relawan.

Kesan dapur darurat bencana yang selama ini sering dianggap asal-asalan karena sifatnya yang massal dan darurat, nyatanya perlu diberi perhatian lebih, dengan kondisi yang higienis agar tidak memperparah keadaan pengungsi maupun relawan. Jika dapur darurat tidak ditangani dengan baik dengan masakan yang tidak dijaga kebersihannya, pengungsi maupun relawan akan terserang penyakit pencernaan seperti diare hingga dehidrasi dan akan memperparah keadaan. Ditangani oleh tim UNDB dengan anggota para chef hotel dari Indonesian Chef Association atau ICA dan Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia atau PHRI serta relawan lain, meski masakan disiapkan di dapur darurat alakadarnya namun kebersihan terjaga dengan kualitas rasa ala restaurant berbintang yang pastinya enak.

Para relawan yang sebagian besar merupakan chef hotel ternama dengan kostum khas chef membuat hati terketuk dan terbuka untuk juga membantu sebisa dan seikhlasnya bagi para sesama yang membutuhkan, jika para relawan yang lain saja tidak mengeluh dan bersedia membantu, mengapa kami tidak? Pak Agus dan Ibu Putri yang meski merupakan General Manager dan Owner PT PICASSO Global Mandiri tak segan membantu mengupas bawang, memasak, mencuci piring dan hal-hal perdapuran lain bahkan hingga tengah malam tepat pergantian tahun baru dimana mungkin di tempat lain banyak yang merayakannya dengan sukacita.

SITUASI DAN KONDISI DAPUR DARURAT DAN TENDA PENGUNGSI

Bahan makanan disiapkan hingga malam hari untuk keesokan hari agar sarapan tidak kesiangan mengingat para pengungsi tidak sedikit terdiri dari para manula, balita dan anak-anak. Setelah selesai menyiapkan bahan makanan untuk keesokan haripun istirahat tetap tak tenang, sebab letaknya di lereng gunung sehingga sewaktu-waktu jika hujan mengguyur dikhawatirkan lumpur akan terbawa mengenai tenda-tenda yang menjadikan situasi menjadi becek dan licin, takut mengenai bahan makanan, alat masak dsb, sehingga rasa cemas dan was-was pasti ada.

Selain itu, saat turut serta ke tenda-tenda pengungsi untuk mengantar makanan, hati terasa begitu pilu melihat situasi dan  kondisi tenda pengungsi seadanya tanpa listrik, dekat pemakaman, banyak nyamuk dan serangga, risiko kebasahan dan becek saat hujan dan lain sebagainya bahkan ada pengungsi yang masih bayi berusia 6 bulan membuat hati terasa seperti disayat sembilu.

Hal ini secara tak langsung membuka mata hati untuk selalu bersyukur dengan kondisi kita saat ini. Seberat apapun kondisi yang dialami harus tetap untuk tetap bersyukur, selagi ada tempat tinggal, pakaian, listrik hingga makanan, mengeluh dan bermalas-malasan merupakan mental yang harus dibakar habis, dikubur dalam-dalam atau dilempar sejauh-jauhnya. Motivasi untuk membantu korban sebisa mungkin dalam memberikan makanan dan focus di dapur umum semakin menggebu meski tak tersorot kamera dan tidak dianggap.

BAGAIMANA MENJADI RELAWAN?

Setelah merasakan langsung bagaimana menjadi relawan sekitar 7 hari, tidur di tenda, menyiapkan bahan makanan di dapur darurat, mengantarkan masakan ke tenda pengungsi hingga berbincang dan bermain dengan anak-anak di tempat evakuasi, Pak Agus dan Ibu Putri memiliki pesan tersendiri bagi siapa saja yang tergerak hatinya untuk menjadi relawan jika berkesempatan suatu hari nanti.

Pertama, akan lebih baik jika ada koordinasi sebelumnya. Sudah mempunyai visi tentang bagian mana yang akan dibantu, apakah itu di dapur umum, menjadi penyalur bantuan atau lain sebagainya.

Kedua, lakukan research bersama tim ke lokasi evakuasi untuk mengetahui bantuan apa yang paling dibutuhkan saat itu agar bantuan tepat sasaran dan tidak justru mubadzir. Sebab tak jarang bantuan yang paling sering dan paling banyak diterima adalah pakaian bekas layak pakai dan mi instan saja, padahal ada banyak jenis bantuan lain yang lebih krusial misalnya popok bayi, selimut, alas tidur, pakaian dalam pria dan wanita, senter, bagaimana MCK nya, kebutuhan obat-obatan dan lain sebagainya.

Ketiga dan yang tak kalah penting, siapkan pastikan keadaan fisik dan kesiapan mental terjaga dengan baik. Sebab menjadi relawan bukanlah hal yang mudah, sebelum membantu orang lain, pastikan kondisi kita dalam keadaan sehat walafiat, jikapun memiliki alergi setidaknya bawa serta obat untuk diri sendiri karena akses menuju apotek terdekat bisa saja tak terjangkau dan tenda kesehatan darurat mungkin tak memiliki obat yang mungkin akan kita butuhkan. Lalu, mental untuk membantu orang lain harus benar-benar dijaga, tentunya kerelaan untuk membantu sesame dengan menyisihkan waktu, tenaga hingga biaya bukanlah hal yang mudah. Risiko lelah tidak bisa dielakkan apalagi dalam hal ini kita tidak dibayar dan justru kitalah yang mengeluarkan uang untuk keperluan selama menjadi relawan, maka dari itu bulatkan tekat agar tidak mengeluh dan ingin menyerah saat di lokasi.

KEADAAN KONDUSIF, SAATNYA KEMBALI PULANG.

Sekitar beberapa hari di lokasi pengungsi bencana tsunami Anyer ini, sebagian pengungsi sudah banyak yang turun dari tenda pengungsi karena kondisi sudah mulai dinyatakan aman, aktivitas gunung Anak Krakatau tidak seagresif sebelumnya. Beberapa relawan juga mulai bersiap meninggalkan lokasi, karena bantuan yang disalurkan juga sudah dirasa cukup.

Pak Agus dan Ibu Putri sempat ingin melanjutkan misi relawan ke daerah Sukabumi yang saat itu diberitakan terkena longsor, banjir dengan kondisi puluhan rumah terendam. Dengan perjalanan sekitar 8 jam dengan medan yang begitu ekstrem, kondisi kendaraan yang tidak mendukungistirahat serta keadaan perusahaan yang membutuhkan keberadaan Pak Agus dan Ibu Putri, sempat membuat ingin kembali ke aktivitas sehari-hari. Namun setelah melihat antusiasme relawan lain yang masih tetap semangat menuju lokasi memberi bantuan tenaga dan apapun mereka bisa, bahkan tak hanya kali ini, mereka selalu ada hamper dalam tiap bencana seperti gempa Lombok dan Palu, membuat Pak Agus dan Ibu Putri ikut tersulut untuk meneruskan perjalanan.

Pengalaman menjadi relawan untuk pertama kalinya ini memberi renungan tersendiri bahwa output dalam menjadi muslim sesungguhnya setelah Habluminallah adalah Habluminannas, ibadah-ibadah yang dilakukan selama ini akan terasa tidak ada artinya jika tidak tercermin dalam perbuatan baik kita terhadap sesama, menolong yang membutuhkan, mempraktekkan keikhlasan, menyisihkan sebagian harta, waktu dan tenaga dan lain sebagainya.

Sekitar dua hari di Sukabumi tepatnya di posko relawan, dengan bantuan dari teman-teman Picasso yang sudah diserahkan ke pihak yang bertanggung jawab terhadap bencana, akhirnya Pak Agus dan Ibu Putri kembali ke Jakarta.

Tidak bisa ke lokasi evakuasi pengungsi langsung karena medan yang berat, yang mengharuskan jalan kaki hingga 8 km dengan keadaan berlumpur dan licin sehingga yang diizinkan ke lokasi hanya TNI dan BNPB yang memang sudah terlatih.

Sekembalinya dari kesempatan ini, rasa syukur tertempa hebat. Apapun yang dimiliki saat ini, fisik yang sehat, finansial yang cukup, waktu yang luang, wawasan yang bertambah yang seringkali tidak dirasakan keberadaannya, menjadi lebih terasa dan membuat diri menjadi termotivasi untuk bekerja lebih giat lagi. Perusahaan harus menjadi lebih besar, agar banyak staff yang semakin makmur, agar semakin banyak harta yang bisa disedekahkan hingga keinginan Pak Agus yang dulunya “bisnis jalan agar bos jalan-jalan” tergeser menjadi “bisnis jalan agar bos bisa jadi relawan”  karena dirasa lebih bermanfaat dan memberi dampak yang lebih positif bagi diri sendiri maupun orang lain.

WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.36.03 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.37.24 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.37.26 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.37.27 (1) WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.37.27 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.37.49 WhatsApp Image 2018-12-30 at 08.46.57 (1) WhatsApp Image 2018-12-30 at 08.46.58 WhatsApp Image 2018-12-30 at 09.26.40 (1) WhatsApp Image 2018-12-30 at 09.26.40 WhatsApp Image 2018-12-30 at 09.26.41 (1) WhatsApp Image 2018-12-30 at 11.40.20 WhatsApp Image 2018-12-30 at 11.40.21 WhatsApp Image 2018-12-30 at 11.49.07 WhatsApp Image 2018-12-30 at 15.26.15 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.35.30 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.35.33 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.35.35 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.35.55 (1) WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.35.58 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.35.59 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.36.02 WhatsApp Image 2018-12-31 at 14.36.03 (1)

Karpet Sajadah Hijau Mimalis Masjid Al-Bina Pekalongan (2)

Profil Masjid Al Bina Perum Bina Griya Indah, Pringlangu – Pekalongan

Belum lama ini, kami berkesempatan mengunjungi masjid Al Bina, Perum Bina Indah di daerah Pringlangu – Pekalongan untuk proyek instalasi karpet sajadah Turkey Premium A sebanyak 96 meter.

Secara keseluruhan, proses instalasi berjalan dengan sangat lancar dan hasil karpet sajadah sangat rapi, presisi menutupi seluruh lantai ruangan.

Setelah merampungkan semua proses, kami menyempatkan diri untuk berbincang sejenak dengan pengurus masjid perihal profil masjid, sejarah masjid dan hal-hal lain seputar masjid ini. Berikut rangkumannya.

“Masjid ini awalnya kita dirikan, yang tadinya merupakan musholla, lalu kita jadikan masjid. Antusiasme yang besar dari warga karena kebutuhan untuk beribadah sholat jamaah lima waktu, maka didirkan masjid yang besar yang tadinya hanya sekedar musholla untuk warga sekitar, itu melebar ke lingkungan. Jadi untuk masjid ini, full dari swadaya masyarakat, Cuma untuk tanahnya fasilitas dari perumahan”

Menurut pengakuan salah satu pengurus masjid, semula Masjid yang berdiri di atas tanah sumbangan dari developer/fasilitas dari kawasan perumahan ini merupakan musholla kecil untuk fasilitas ibadah warga sekitar saja. namun dengan sering berjalannya waktu serta antusiasme warga yang besar, akhirnya disepakati untuk merenovasi musholla menjadi masjid dengan kapasitas jamaah yang lebih besar. Anggaran dana untuk renovasi masjid sendiri 100% berasal dari swadaya masyarakat yang berbesar hati untuk menyisihkan sebagian hartanya demi kemakmuran masjid.

“Ya memang, masjid itu harus lebih bagus dari rumahnya sendiri, karena ini rumah Allah” ungkap salah satu pengurus masjid. Menurut beliau, rumah Allah memang sudah seharusnya dibangun lebih indah dan bagus melebih rumah sendiri, agar masyarakat lebih betah dan sering mengunjungi masjid untuk beribadah.

Alhamdulillah, kini masjid sudah beriri dengan sangat bagus dan makin sempurna dengan fasilitas terbaru yakni karpet sajadah Turkey Premium A yang terpasang rapi seluas 96 meter.

Semoga makin banyak hati yang tergerak untuk juga memakmurkan masjid, baik dalam segi kelengkapan fasilitas maupun upaya menghidupkan masjid melalui kegiatan ibadah dan keagamaan.

Simak proses lengkap instalasi karpet sajadah kami di Masjid Al Bina, klik: https://bit.ly/2zuyKSL

Simak proses wawancara kami seputar profil masjid dengan pengurus setempat, klik: https://bit.ly/2PaV6xW

 

Karpet Sajadah Hijau Mimalis Masjid Al-Bina Pekalongan (2) Karpet Sajadah Hijau Mimalis Masjid Al-Bina Pekalongan (3) Karpet Sajadah Hijau Mimalis Masjid Al-Bina Pekalongan (10) Karpet Sajadah Hijau Mimalis Masjid Al-Bina Pekalongan (12) Karpet Sajadah Hijau Mimalis Masjid Al-Bina Pekalongan (14) Karpet Sajadah Hijau Mimalis Masjid Al-Bina Pekalongan (15)

 

.Review Karpet Masjid Turkey Minimalis B+

Review Karpet Masjid Turkey Minimalis B+

Karpet sajadah Turkey Minimalis B+, salah satu produk best seller kami yang sudah terpasang di berbagai masjid di seluruh Indonesia.

Dengan material pilihan dan tebal 14 mm, sensasi empuk dan lembut akan terasa saat bersentuhan dengan kulit. Berbeda dengan produk lain yang memiliki permukaan kasar, Grade B+ kami halus dan insyaAllah sujud akan menjadi lebih nyaman, jamaah pun akan semakin betah melaksanakan kegiatan agama lain seperti kajian Islam, mengaji, I’tikaf, sholat wajib maupun sunnah.

Apakah anda sering terkendala dengan lebar karpet masjid yang sempit dan membuat kepala anda menyundul kaki jamaah di depan? Tenang, Turkey Minimalis B+ (dan semua grade lain kami) kami hadir dengan lebar 120cm yang sangat sesuai dengan postur tubuh orang dewasa di Indonesia pada umumnya, kini anda bisa sujud dengan lebih tenang tanpa perlu khawatir lagi.

Panjang per rollnya mulai 12,24 hingga 30 meter, sangat bisa disesuaikan pemasangan masjid skala besar maupun kecil, untuk masjid perumahan, masjid Agung, musholla kantor maupun sekolah, hingga musholla pribadi rumah anda. Sambungan dan potongan antar karpet bisa diminimalisir sehingga hasil akhir lebih rapi dan presisi.

Terdapat 12 motif dengan pilihan warna merah dan hijau yang bisa dipilih sesuai konsep masjid. Video review dilakukan saat pemasangan di Masjid Asy-Syifa RS PKU Muhammadiyah Jogja yang kebetulan memilih motif B+ 7 dengan warna merah maroon polos. Warna merah maroon polos ini sangat cocok untuk interior ruangan bertema kecoklatan, keemasan, krem atau yang bernuansa merah bata.

Hingga kini, banyak masjid di berbagai wilayah di Indonesia yang sudah menggunakan Turkey Minimalis B+ kami, antara lain:

KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (11) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (12) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (1) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (2) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (3) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (4) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (5) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (6) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (7) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (8) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (9) KARPET MASJID TURKI GRADE B+ PICASSO CARPET (10)

Gratis Sajadah Imam Untuk Pembelian Karpet Sajadah Masjid

Gratis Sajadah Imam Untuk Pembelian Karpet Sajadah Masjid*

 

Kata imam jika ditinjau dalam konteks sholat, adalah pimpinan yang berdiri paling depan dari barisan jamaah dan diikuti gerak geriknya oleh makmum. Dalam bahasa Arab, imam berarti pemimpin atau pemuka, sedangkan menurut istilah, imam adalah pemuka dalam berbagai aspek kehidupan umat Islam.

Terlepas dari pengertian ‘imam’, kedudukan dan tempatnya juga harus diperhatikan dalam mendekorasi ruangan masjid. Setelah memasang karpet sajadah di ruangan masjid bagi jamaah, hendaknya memasang karpet imam dengan kualitas setara atau lebih baik. Mengapa? Karena  seorang imam shalat, biasanya adalah orang yang dianggap baik dalam shalatnya, orang-orang yang berhati-hati mengerjakan shalat, yang memperbaiki cara-­cara shalat, agar mendapat ganjaran orang-orang yang menjadi pengikut (makmum) dan bukan mendapat dosa dari kesalahan orang yang berada di belakangnya.

Untuk itu, tidak ada salahnya memuliakan imam dengan memilih karpet sajadah berkualitas bagus sebagai alas sholatnya. Eits, berkualitas tak berarti harus merogoh kocek dalam, lho. Di Picasso Rugs and Carpets, kami juga menyediakan sajadah imam berkualitas wahid dengan cuma-cuma alias gratis untuk  pembelian karpet sajadah masjid dalam jumlah tertentu!

Dengan pilihan warna hijau dan merah, karpet sajadah imam kami sangat cocok untuk ruang imam pada masjid & musholla. Selain itu, untuk ruang sholat di rumah juga sangat nyaman.

Berikut spesifikasinya;

Ukuran 120cm x 80cm
Tebal : 13mm
Berat : 4kg
Made in Turkey

Biasanya, setelah memasang karpet sajadah untuk ruang utama masjid, selanjutnya kami akan menyetting karpet sajadah untuk area imaman. Bentuk ruang imampun bervariasi, kadang ada yang bentuknya prsegi, simetri, tak simetri, segitiga dsb mengikuti bentuk bangunan dan arah kiblat. Nah, sajadah imam inilah yang nantinya akan melengkapi fasilitas imam saat memimpin sholat. Bahan benang pilihan yang tebal dan lembut dengan titik rajut yang rapat, menjadikannya sangat empuk saat dipijak. Kualitas setara dengan karpet sajadah Turkey Premium A, dengan permukaan yang halus serta adem saat bersentuhan dengan kulit. Seh

ingga selain tampilan menjadi lebih cantik, sang imam juga akan merasa lebih nyaman lagi dalam beribadah.

Yuk hubungi kami segera dan dapatkan info serta bonus menarik sajadah imam serta bonus lain yang kami siapkan khusus untuk Anda!

Info dan pemesanan, klik cara pemesanan.

 

 

10

10 Hari Pertama Dzulhijjah; Amalan Dan Rahasia Keutamannya

 

Dalam kalender hijriyah terdapat 12 bulan yang di antaranya ada 4 bulan mulia dalam Islam seperti dalam riwayat hadist Bukhari dan Muslim, Rasulullah bersabda:

“ Sesungguhnya zaman itu berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada dua belas bulan di antaranya terdapat empat bulan yang dihormati: Tiga bulan berturut-turut; Zulqa’dah, Zulhijah dan Muharam serta satu bulan yang terpidah yaitu Mudhar, yang tedapat di antara bulan Jumada Akhirah dan Sya’ban.”

Termasuk dalam bulan mulia, di sepuluh hari bulan Dzulhijjah juga terdapat amalan dan kutamaan yang baik untuk kita lakukan, antara lain;

1.Haji dan umrah

Keduanya merupakan amalan yang terbaik yang bisa mendekatkan seorang hamba terhadap Rabb-nya dan dapat menghapuskan dosa serta mendapat balasan surga, seperti sabda Rasulullah:

“Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga”.

2.Berpuasa

Berpuasa pada hari-hari tersebut atau pada sebagiannya, terutama pada hari Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Seperti yang disebutkan dalam hadist:

“Puasa hari ‘Arafah yang mengharapkan pahala dari Allah dapat menghapus dosa-dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.”

3. Memperbanyak takbir dan dzikir

Memperbanyak bacaan takbir dan dzikir seperti dijelaskan dalam Al-Qur’an

“Dan supaya mereka menyebut Nama Allah pada hari yang telah ditentukan” (QS Al Hajj/22: 28)

4. Berkurban

Hal ini seperti sunnah Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam yakni saat Allah mengganti putranya Ismail dengan hewan sembelihan. Nabi Muhammad SAW juga menyembelih dua kambing gemuk lagi bertanduk untuk dirinya dan umatnya, seperti dalam riwayat

“Berkurban dengan menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau sendiri yang menyembelihnya dengan menyebut nama Allah dan bertakbir, serta meletakkan kaki beliau di sisi tubuh domba itu”.

5. Tidak memotong kuku dan rambut

Bagi yang ingin melaksanakan kurban, diharamkan untuk memotong kuku dan rambut seperti hadist:

“Jika telah masuk sepuluh hari pertama Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkurban, maka janganlah ia mengambil rambut dan kulitnya sedikitpun.” (HR. Muslim no. 1977)

6. memperbanyak amal shalih

Hal ini bisa dilakukan dengan memperbanyak amalan sunnah seperti sholat, sedekah, membaca Al-Qur’an dan lain sebagainya. Sebab dalam 10 hari awal Dzulhijjah, amalan-amalan tersebut akan dilipatgandakan pahalanya.

7. Melaksanakan Sholat Idul Adha

 

8. Tidak Berpuasa pada hari Raya Idul Adha dan Hari Tasyrik

 

Selamat menyambut hari raya Idul Adha. Semoga kita semua mampu mendapatkan keberkahan dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

 

 

Sumber:

https://bit.ly/2w74UBr https://bit.ly/2PdTEvJ https://bit.ly/2Mzbueo https://bit.ly/2w9jM26 https://bit.ly/2bKz7iR

Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat ala Dokter Hewan yang Wajib Diketahui

 

Hari Raya Idul Adha adalah hari besar terbesar kedua bagi umat muslim setalah Hari Raya Idul Fitri. Hari ini diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah pada kalender Hijriyah.

Pada tanggal 10 Dzulhijjah ini umat Islam yang sedang tidak melaksanakan haji, sangat disunahkan untuk berkurban, yakni menyembelih hewan qurban untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar.

Di Indonesia sendiri, beberapa jenis hewan kurban yang familiar antara lain sapi, kerbau, kambing dan domba. Lalu, apakah anda berencana ikut melaksanakan kurban juga tahun ini? Agar tak salah pilih, berikut tips memilih hewan kurban seperti yang disampaikan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jabar I ;

-          Bulu-bulunya harus mengkilap; “Secara kasat mata, tips memilih hewan kurban yang pertama adalah bulu-bulunya harus mengkilap atau tidak berdiri karena kalau berdiri maka hewannya cacingan” Sri Mujiariningsih – Ketua PHDI Cabang Jabar I

-          Ditemui saat menghadiri acara pelepasan Tim Pemeriksa Hewan Kurban Tahun 2015, di Halaman Gedung Dinas Peternakan Jabar, Sri mengatakan tips kedua memilih hewan kurban yang baik dan sehat ialah gerakan hewan tersebut lincah.

-          Ketiga ialah selaput lendir yang keluar dari hidung, anus, mata harus berwarna merah muda tidak ada keluar lelehan warna hitam

-          Tips terakhir memilih hewan kurban yang baik dan sehat adalah suhu tubuhnya harus antara 39-40 derajat Celcius.

Selain itu, syarat sah kurban bagi hewan kurban adalah usianya. Hal ini bisa dilihat dari jumlah giginya. Jika domba atau kambing gigi tetapnya berjumlah dua berarti usianya sudah lebih dari satu tahun sedangkan sapi atau kerbau jika memiliki gigi tetap sepasang maka sudah berusia dua tahun.

 

Selamat menyambut Hari Raya Idul Adha. Semoga tips di atas membantu!

 

 

Artikel asli: https://bit.ly/2Mj5yXz

 

Empat Tips Untuk Bisa Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Empat Tips Untuk Bisa Berkurban di Hari Raya Idul Adha

Hari Raya Idul Adha atau dikenal juga dengan lebaran haji, tahun ini diperkirakan jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018 atau sekitar 20 hari lagi dari sekarang. Idul Adha juga merupakan hari Raya kedua yang penting bagi umat muslim selain Idul Fitri. Banyak jamaah dari berbagai penjuru dunia berbondong-bondong ke Mekkah dan Madinah untuk menunaikan ibadah haji.

Tak sedikit pula yang sudah mulai mempersiapkan untuk turut melaksanakan kurban di hari Raya Idul Adha nanti. Apakah anda termasuk salah satunya? Jika Anda berniat untuk ikut melakukan kurban tahun ini, berikut empat tips mudah yang bisa kami sarankan sebagai persiapannya.

  1. Cek harga kewan kurban di pasaran

melakukan survey harga terkini terhadap harga hewan kurban di pasaran penting dilakukan, sebab inilah yang menjadi bahan pertimbangan nantinya hewan apa yang akan dipilih sebagai kurban Anda sesuai budget yang dimiliki. Hewan kurban yang umum di Indonesia adalah kambing, domba dan sapi. Untuk harga seekor kambing atau domba, berkisar di harga mulai 3 juta, dan sapi sekitar 20 juta. Tentu harga tersebut bervariasi di berbagai wilayah di Indonesia.

  1. Cek Anggaran Anda

Penting untuk dilakukan adalah mengecek berapa anggaran yang anda miliki/persiapkan untuk melaksanakan kurban tahun ini. Sebetulnya jika ingin jujur kepada diri sendiri, harga seekor kambing atau domba kurban setara atau bahkan lebih murah dari harga ponsel pintar atau gawai lain yang anda miliki. Namun jika belum ada persiapan dan anggaran yang dimiliki masih kurang, masih ada banyak cara yang bisa dilakukan selama anda sungguh-sungguh dalam niat berkurban.

Hitung anggaran yang dimiliki dan sesuaikan dengan harga kurban yang akan ditebus. Jika ada kekurangan, bisa ditutup dengan mencairkan dana perhiasan atau emas yang dimiliki, menjual salah satu koleksi baju yang jarang digunakan atau menghemat dengan mengurangi agenda keluar saat akhir pekan.

  1. Patungan

Selain berkurban atas nama sendiri, Anda juga bisa memilih opsi berkurban dengan cara patungan. Misal harga sapi sekitar 20 juta dan satu kurban sapi bisa untuk atas nama 7 orang, Anda bisa melakukan patungan dengan 6 orang lain.

  1. Siapkan untuk tahun depan

Belajar dari pengalaman kurban tahun ini jika perispan kurang matang, sisihkan uang Anda mulai dari sekarang khusus untuk kurban tahun depan. Jika tahun depan harga seekor kambing kurban 4 juta, Anda bisa menabung sekitar 350ribu perbulan mulai dari sekarang sehingga saat tiba waktunya kurban, tabungan sudah cukup dan tinggal memilih hewan kurban yang sesuai dengan anggaran yang telah terkumpul.

 

Selamat menyambut Idul Adha 2018!

WASPADA! Inilah 5 Hal Yang Membuat Kualitas Karpet Sajadah Menurun

WASPADA! Inilah 5 Hal Yang Membuat Kualitas Karpet Sajadah Menurun

Karpet masjid adalah salah satu elemen yang penting peranannya di dalam masjid. Tak hanya untuk menyempurnakan interior masjid saja, kualitasnya yang baik juga akan memberikan efek nyaman tersendiri kepada jamaah sehingga beribadah di atasnya bisa menjadi lebih khusyu.

Namun dalam prakteknya, ada beberapa hal yang secara disadari atau tidak, memiliki dampak yang sungguh signifikan dan membuat kualitas karpet menurun. Berikut lima di antaranya yang wajib diketahui:

  1. INTENSITAS PEMAKAIAN

Mendapati masjid yang makmur dengan shaff-shaff penuh terisi saat sholat berjamaah, aktivitas mengaji anak-anak, kajian agama, atau kegiatan agama lain merupakan impian tiap muslim. Seiring dengan semakin tingginya intensitas kegiatan, semakin tinggi pula aktivitas di dalam masjid. Aktivitas yang dilakukan di atas karpet sajadah akan lebih ramai karena dilakukan oleh banyak jamaah sehingga bisa berpengaruh pada kualitas karpet seperti ketebalan dan  kelembutan karpet. Inilah mengapa, untuk jenis karpet dengan skala besar seperti masjid raya, masjid agung, masjid jami dan masjid yang jamaahnya banyak sangat kami sarankan untuk menggunakan karpet sajadah berkualitas terbaik karena dibanding yang lain, karpet berkualitas terbaik seperti Turkey A+ Premium memiliki daya tahan yang lebih lama. Namun tentu saja, hal ini tak lepas juga dengan cara perawatan yang benar.

  1. TERKENA SINAR MATAHARI LANGSUNG

Ada beberapa masjid yang belum memiliki teras sehingga sinar matahari bisa masuk langsung ke dalam ruangan mengenai karpet sajadah dan mengakibatkan warna karpet tersebut memudar. Sebab secara disadari atau tidak, paparan sinar matahari secara terus menerus dalam jangka waktu lama, bisa membuat sajadah masjid berubah warnanya.

  1. CARA PERAWATAN

Mengingat proses instalasinya yang tidak boleh sembarangan dan anggaran yang dikeluarkan untuk karpet masjid umumnya tidak sedikit, tentulah karpet sajadah harus dijaga dan dirawat dengan benar agar daya tahan sajadah bisa hingga bertahun-tahun.

Simak tips merawat karpet yang benar berikut ini, klik: https://bit.ly/2MhNpVA

  1. CARA MENCUCI YANG SALAH

Pada dasarnya, mencuci karpet yang baik bisa dikatakan seperti mencuci sofa. Ada alat yang membasahi, menyikat dan mengeringkan dalam satu waktu. Namun dalam prakteknya dan memang kenyataannya banyak yang mencuci karpet masjid seperti mencuci terpal. Dihampar, disikat menggunakan sabun deterjen lalu di jemur hingga kering. Ini juga bisa berakibat fatal. Warna karpet sajadah bisa memudar dan jika proses pengeringan tidak sempurna, bau apek akan menempel pada karpet sehingga bisa mempengaruhi kekhusyu’an dalam beribadah. Kepala akan terasa pusing saat sujud karena hidung akan secara langsung mencium aroma karpet yang tidak kering.

Simak juga cara membersihkan karpet yang benar, klik: https://bit.ly/2qu9p4t

  1. LAIN-LAIN

Selain keempat faktor di atas, masih terdapat beberapa faktor lagi yang bisa mempengaruhi kualitas karpet sajadah. Misalnya atap yang bocor sehingga saat hujan air menetes dan membasahi karpet sajadah atau mungkin bencana banjir, yang hadirnya tidak diduga-duga dan membuat ruang masjid terendam air sehingga karpet menjadi basah sepenuhnya oleh genangan air. Untuk ini kami sarankan untuk memastikan apakah daerah tempat tinggal Anda rawan banjir atau tidak. Jika memang iya, sebaiknya gulung karpet sajadah di musim penghujan dan simpan di tempat aman hingga waktu tertentu.

Selain itu, cuaca pun bisa berpengaruh pada material karpet. Saat musim panas, kadang karpet akan memuai, sehingga karpet yang tadinya presisi dan sudah disetting pas menutupi ruangan, akan melebar dan melar sehingga seolah tidak tersetting pas ruangan dan melebar hingga menutup tembok sekitar beberapa centi. Sebaliknya, di musim dingin kadang bisa membuat karpet menyusut dan menyisakan beberapa space di ruangan sekitar beberapa centimeter, sehingga lantai akan terlihat. Meski kemungkinan terjadinya tidak 100%, namun perlu dipahami bahwa dampak cuaca merupakan salah satu faktor yang membuat karpet berubah kualitasnya sehingga kita tidak serta merta kebingungan saat hal ini terjadi.

TUTORIAL MEMBUAT REPLIKA RUANG MASJID DENGAN METODE MALMENJIPLAK13

TUTORIAL MEMBUAT REPLIKA RUANG MASJID DENGAN METODE MAL/MENJIPLAK

Bagi Anda yang berada di luar kota maupun luar pulau yang menginginkan karpet sajadah terpasang sempurna sesuai bentuk dan lekuk ruang masjid, setting by layout adalah cara yang sangat kami rekomendasikan dalam berbelanja karpet sajadah pada kami untuk menghemat biaya operasional hingga 95%.

Selain lebih hemat dalam segi biaya, waktu dan tenaga, setting by layout kami memiliki tingkat akurasi yang tinggi karena dikerjakan langsung oleh tim teknisi ahli.

Namun dalam prakteknya, tak jarang klien agak kesulitan dalam mengukur maupun membuat layout dan cenderung ragu dengan hasil layout yang sudah dibuat.

Untuk meminimalisir kesalahan dalam membuat layout tersebut, ada cara yang lebih ‘aman’ untuk dilakukan yakni dengan membuat replika ruangan menggunakan metode menjiplak atau biasa kami sebut dengan ‘nge-mal’ ruangan.

Nge-mal ruangan bisa menggunakan terpal atau plastik parasit.

Berikut simulasi yang kami lakukan untuk tutorial lebih lengkapnya

  1. Buat simulasi dengan terpal atau plastik parasit

Siapkan terpal atau plastik parasit, gelar sesuai bentuk ruangan. Dalam hal ini, tidak perlu menggelar terpal full menutup seluruh lantai ruangan. Bisa dengan menutup bagian sisinya saja untuk ruangan yang simetris, atau untuk sudut-sudut sulit seperti coakan tiang dan coakan pintu. Nge-mal full seluruh ruangan memang lebih mudah karena nantinya kami hanya akan meniru hasil mal tersebut, namun bagian tengah jika tak ada pilar maupun halangan lain, bisa dikosongkan. Yang terpenting, poin dari nge-mal adalah bentuk ruangan sudah jelas dan konsep ruangan (simetris, asimetris, arah kiblat, pilar, sudut sulit) bisa tersampaikan dengan baik sehingga hasil akhir bisa lebih akurat.

  1. Tulis bagian dan ukuran dengan jelas

Setelah terpal digelar dengan baik, ukur sisi panjang dan lebarnya. Tandai tiap sisi, bagian kanan-kiri-atas-bawah beserta ukuran panjang maupun lebar tiap sisi tersebut dengan jelas dan terbaca (tidak terlalu kecil) dengan spidol permanent marker. Sangat tidak kami rekomendasikan spidol boardmarker karena tulisan bisa saja terhapus sehingga tidak jelas mana sisi kanan maupun kirinya. Hal ini tidak boleh diremehkan, sebab keliru memposisikan bagian kiri dan kanan bisa berakibat fatal.

  1. Tulis arah kiblat

Untuk arah kiblat, siapkan terpal berukuran 120 cm (sebab ukuran standar karpet sajadah kami 120 cm) dan bentangkan di atas mal-malan karpet tadi dari sisi kiri ke kanan lalu beri garis di sisi batas terpal tersebut dan tulis kata ‘KIBLAT’ di antaranya. Cara ini terbilang lebih mudah dan praktis.

 

 

  1. Sambung tiap sisi dengan lakban

Setelah ruangan di mall dari tahap 1,2 dan 3 di atas, rekatkan tiap sisi dengan lakban atau selotip agar posisi terpal tersebut tetap utuh saat dikirim sehingga kami tak perlu merangkai ulang bagian-bagiannya dan tinggal  membentangkannya saja.

  1. Buat layout

Buat layout atau gambarnya sesuai dengan hasil mal yang sudah dibuat agar tingkat akurasi menjadi lebih sempurna. Sehingga saat sampai, layout ini bisa jadi pembanding dengan hasil mal sebelum kami mulai mengeksekusi karpet sajadahnya.

  1. Siap kirim

Lipat hasil mal dengan rapi dan kirim ke alamat kami untuk kemudian kami setting sesuai dengan acuan mal tersebut. Untuk layout, bisa dikirim via pesan instan whatsapp agar lebih mudah. Dan selesai!

Anda tinggal menunggu hasil settingan kami berdasarkan hasil mal dan layout yang telah anda kirim. Dengan cara ini, anda bisa menghemat waktu, tenaga dan biaya operasional hingga 95%.

Ingin tahu bagaimana kami melakukan setting by layout selengkapnya? Klik di sini.

Semoga tutorial ini membantu dan bermanfaat bagi semua.